Bingkisan Sembako untuk Kakak Beradik di Solo

Bagus Himawan dan Bachtiar Bayu Samodra adalah kakak beradik yang tumbuh dalam keterbatasan, namun tetap menyimpan harapan besar di hati mereka. Bagus, siswa kelas 9 di SMP Muhammadiyah 6 Surakarta, dan adiknya Bachtiar, yang masih duduk di kelas 2 SD N Slembaran 100 Surakarta, tinggal di sebuah rumah sederhana di Jl. Baladewa 1, Desa Cemani, Grogol, Sukoharjo.

Sejak ibu mereka meninggal dunia, kehidupan berubah begitu berat. Sang ayah, Agus Wiyanto, sudah bertahun-tahun terbaring sakit akibat saraf kejepit yang tak kunjung sembuh, membuatnya tidak mampu bekerja. Untuk bertahan hidup, satu per satu barang berharga di rumah pun terpaksa dijual demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

blank

Di tengah kondisi yang serba sulit, Bagus tetap menyimpan tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan. Tahun ini ia akan menamatkan SMP, namun langkahnya terasa terhenti karena keterbatasan biaya dan tidak adanya penopang keluarga. Meski begitu, semangatnya tidak padam. Ia tetap ingin sekolah, tetap ingin belajar, dan bercita-cita menjadi orang sukses agar bisa mengangkat derajat keluarganya. Kisah Bagus dan Bachtiar menjadi pengingat bahwa harapan tidak pernah benar-benar padam, bahkan di tengah ujian kehidupan yang begitu berat.