Selama tiga tahun, Bu Utami harus menjalani perjuangan panjang melawan penyakit gagal ginjal. Dua kali dalam sepekan, beliau harus menjalani cuci darah untuk mempertahankan kondisi tubuhnya.
Di tengah perjuangan itu, sang suami memilih untuk selalu berada di sisinya. Mengantar berobat, menemani saat sakit, hingga merawat kebutuhan sehari-hari. Karena ingin fokus menjaga sang istri, beliau harus meninggalkan pekerjaannya.
Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, keluarga ini mengandalkan bantuan dari kedua anaknya yang diberikan setiap pekan. Sementara kebutuhan obat dan pengobatan juga terus berjalan.
Bu Utami tidak meminta banyak. Di tengah segala keterbatasan, harapannya begitu sederhana: ingin sembuh dan tidak menjadi beban bagi anak-anaknya.
Melihat kondisi tersebut, Daiman Berbagi menyalurkan bantuan sembako untuk Bu Utami dan keluarga. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus meringankan sebagian beban ekonomi keluarga yang selama ini harus membagi perhatian antara kebutuhan hidup dan biaya pengobatan.
Mungkin bagi sebagian orang, sembako adalah hal sederhana. Namun bagi keluarga Bu Utami, bantuan ini menjadi penguat di tengah perjuangan panjang yang mereka jalani.
Semoga Allah memberikan Bu Utami kekuatan, mengangkat sakitnya, memudahkan setiap proses pengobatannya, serta memberikan kesabaran dan keberkahan bagi keluarga yang dengan setia merawatnya.
Daiman Berbagi
Yayasan Dai dan Imam Masjid Indonesia
Careline 085157700076
